BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam seleksi karyawan baru, terdapat serangkaiantes yang dilakukan guna menggali potensi dari caonkaryawan. Perusahaan dalam melihat kesesuaian calonkaryawan dengan pekerjaan dan tempat kerja dapatdinilaiberdasarkan kepribadian (Cemani, etal., 2013). Oleh karena itu, tes kepribadian mampu menjadibahan pertimbangan dalam merekomendasikan posisimana yang sesuai dengan tingkat kemampuan calonkaryawan. DISC (Dominance Influence StreadinessCompliance) merupakan salah satu alat teskepribadian yang saat ini sering digunakan dalammenggambarkan profil kepribadian seseorang denganmengkategorikannya berdasarkan kepribadian tertentu(Buulolo, 2013
).
).
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkandiatas, maka penulis dapat merumuskan suatu masalahyaitu :
1. Apa yang dimaksud dengan tes kepribadian?
2. Apa yang dimaksud dengan tes kepribadianberbasis sistem informasi psikologi?
3. Bagaimana cara menggunakan aplikasi berbasissistem informasi psikologi yang digunakan untukmengukur kepribadian seseorang?
C. Tujuan
Berdasarkan berbagai permasalahan yang ditemukan, maka tujuan yang diharapkan penulis yaitu :
1. Mengetahui pengertian dari kepribadian
2. Memahami teori kepribadian yang digunakansebagai landasan pembuatan aplikasi teskepribadian
3. Mengetahui pengertian dari tes kepribadian
4. Membuat suatu aplikasi tes kepribadian berbasissistem informasi psikologi
5. Memahami cara menggunakan aplikasi teskepribadian berbasis sistem informasi psikologiyang telah dibuat.
BAB II
PEMBAHASAN
Tes DISC
Pada dasarnya, DISC mengukur empat faktor perilaku seseorang, yaitu: Dominance, Influence, Steadiness dan Compliance. Ini merupakan suatu konstruksi yang cukup kompleks, dan tidak mudah digambarkan dengan satu kata saja, tetapi dapat dikelompokkan sebagai unsur ketegasan(assertiveness), komunikasi (communication), kesabaran (patience) dan struktur (structure). Kekuatan sesungguhnya dari DISC datang dari kemampuannya menginterpretasi hubungan antara faktor-faktornya. Contoh dimana seorang dengan D tinggi (highly Dominant) yang juga mempunyai tingkat Iyang tinggi (high level of Influence) mereka akan berperilaku berbeda dengan orang yang D tinggi tetapi tanpa I. Faktor-faktor kombinasi seperti ini secara teoritis akan menghasilkan jutaan profil berbeda. Menggunakan informasi ini, DISC tentunya dapat digunakan untuk mendeskripsikan cara pendekatan atau gaya yang dikembangkan seseorang, motivasi dan termasuk hal yang tidak disukainya, kekuatan dan kelemahannya, serta pandangan-pandangan mereka terhadap orang lain. Lebih jauh hal ini tentunya dapat membantu untuk memperkirakan reaksi seseorang pada situasi dan keadaan yang sedang dihadapinya.
DISC
Alat tes DISC adalah sebuah alat untuk memahami tipe-tipe perilaku dan gaya kepribadian, pertama kali dikembangkan oleh William Moulton Marston. Dalam penerapannya di dunia bisnis dan usaha, alat ini telah membuka wawasan dan pemikiran, baik secara profesional maupun secara personal. Seperti umumnya alat-alat tes sejenis (termasuk IQ tes), DISC pertama kali digunakan untuk kepentingan militer dan secara luas digunakan sebagai bagian dalam proses penerimaan tentara AS pada tahun-tahun menjelang Perang Dunia II. Setelah keandalannya terbukti, kemudian DISC secara bertahap dipakai untuk kepentingan rekrutmen yang lebih umum.
Pada awal pemakaiannya secara luas, DISC terbatas digunakan pada sektor komersial. Agar efektif, dibutuhkan juga pendapat para ahli, dan hal inilah yang membuatnya menjadi mahal. Sebelum memanfaatkan komputer, interpretasi jawaban kuesioner DISC menjadi profil seseorang merupakan pekerjaan yang sulit dan juga kompleks. Kemajuan dalam penggunaan komputer telah membuat DISC dapat dimanfaatkan secara universal, karena hasilnya dapat diperoleh dan diinterpretasikan secara otomatis dan cepat. Pada akhirnya, DISC menjadi solusi hemat bagi setiap orang, dan telah berkembang menjadi alat asesmen perilaku (behavioral assessment tool) yang paling banyak digunakan di dunia saat ini.
Sistem Informasi Psikologi
Definisi Sistem
Menurut Davis (dalam Hutahaean, 2014) sistem secara fisik adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperasi bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
Menurut Djojodihardjo (dalam Hutahaean, 2014) suatu sistem adalah sekumpulan objek yang mencakup hubungan fungsional antara tiap-tiap objek dan hubungan antara ciri tiap objek, dan yang secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan secara fungsional.
Menurut Murdick (dalam Hutahaean, 2014) suatu sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau procedure-procedure atau bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan tertentu.
Dari beberpa uraian di atas dapat disimpulakan bahwa sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan untuk melakukan kegian tertentu.
Definisi Informasi
Menurut Sutabri (2012) informasi adalah data yang telah di klasifikasi atau diinterprtasi untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan
Menurut Gordon (dalam Hutahaean, 2014) informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.
Menurut Hutahaean (2014) informasi adalah yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya.
Dari beberapa uraian di atas dapat disimpulakan bahwa sistem adalah data yang telah diolah untuk penerimanya dalam mengambil suatu keputusan.
Definisi Psikologi
Menurut Wade & Travis (2008) psikologi adalah sebuah disiplin ilmu yang berfokus pada perilaku dan berbagai proses mental serta cara perilaku dan berbagai proses mental ini dipengaruhi oleh kondisi mental organisme dan lingkungan eksternal.
Menurut Clark & Miller (dalam Daulay, 2014) psikologi adalah studi ilmiah mengenai perilaku. Lingkupnya mencakup berbagai proses perilaku yang diamati seperti gerak tangan, cara berbicara, perubahan kejiwaan dan proses yang hanya dapat diartikan sebagai pikiran dan mimpi.
Menurut Mayer (dalam Daulay, 2014) psikologi adalah analisis ilmiah mengenai proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami perilaku manusia.
Dari beberapa uraian di atas dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu yang berfokus pada perilaku manusia.
Sistem Informasi Psikologi
Dari beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah jaringan atau prosedur-prosedur untuk melakukan kegiatan yang dapat diolah oleh individu agar dapat membuat atau mengambil keputusan yang di dalamnya meliputi bidang psikologi yaitu tingkah laku atau perilaku manusia.
Berdasarkan paparan yang telah dijabarkansebelumnya, maka pada bagian ini akan dibahas lebihlanjut penerapan dari setiap elemen-elemen system informasi yang dihubungkan dengan kegunaan system informasi tersebut dalam pembuatan tes IntelegensiDISC. Oleh karena itu, interaksi antar elemen yang akan terjadi untuk membangun suatu sistem yang mampu beroperasi dengan baik dan benar untuk mengukur kepribadian seseorang adalah sebagaiberikut :
a) Tujuan
Penulis akan membuat suatu system informasi dengantujuan untuk mengukur dan mengetahui kepribadianindividu melalui pemrosesan sejumlah data yang diperoleh.
b) Input
Masukkan data yang diterimaberupa 4 opsi pilihanjawaban dan hanya bias memilih 2 jawaban yaitu P untuk Paling Sesuai, dan K untuk Paling Tidak Sesuai.masing-masing soal mengandung unsur D (Dominance), I (Influence), S (Steadiness), dan C (Conscientiousness) , total aitem terdiri dari 24pernyataan.
c) Proses
Data masukkan yang diberikan akan diterima olehsistem yang selanjutnya akan melalui proses scoring pada system untuk mengetahui jumlah jawabanindividu tersebut. Di scoring sesuai dengan normaDISC, maka akan mendapatkan raw score. Setelah raw score telah didapatkan maka harus di konversikan keskor akhir.
d) Output
Hasil akhir yang diperoleh setelah data yang individuberikan diproses melalui system pemrosesan. Padabagian ini akan ditampilkan bentuk tampilan yang menunjukkan kepribadian individu apakah dominance, influence, steadiness, conscientiousness. Besertapresentase dan detail kepribadian masing-masing 4 unsur tersebut.
e) Mekanisme Kontrol
Penulisakan membuat suatu sistem yang hanya akanmemberikan 2 opsi jawaban, sehingga data masukkanyang diberikan individu hanyalah data yang sesuaidengan data yang mampu diolah oleh sistem. Selainitu, akan diberikan tulisan terkait instruksi dalampengisian agar individu dapat dengan mudah carapengerjaan dan pengisian pada layar interface darisistem yang dibuat.
Penggunaan tes kepribadian DISC berbasis sistem informasi psikologi hanya boleh dioperasikan oleh mahasiswa psikologi atau lulusan fakultas psikologi dengan tujuan untuk menjaga kode etik kerahasiaan pengukuran psikologis yang ada, khususnya penggunaan alat tes kepribadian DISC ini. Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam mengoperasikan aplikasi tes kepribadian DISC adalah, sebagai berikut;
1. Tampilan Awal Tes DISC, individu diwajibkan untuk mengisi nama, usia, jenis kelamin dan tanggal tes :
2. Lalu akan muncul instruksi :
3. Setelah instruksi individu akan menjawab soal-soal yang sudah tersedia:
4. Jikasudahselesaimenjawabsemuapertanyaanmakaakanmunculhasildarites DISC: